Langsung ke konten utama

Postingan

Hubungan yang dewasa

Hubungan yang dewasa itu seperti apa sih? Siapa yang diantara kalian sudah memutuskan untuk menjalani sisa hidup kalian sama pasangan kalian yang saat ini ada disamping kalian? Mendampingi kalian, menemani dikala susah dan senang, dan selalu ada untuk kalian disaat kalian butuh. Perlu kalian ketahui, semakin serius relationship, biasanya akan semakin banyak hal hal yang akan terjadi dalam hubungan kalian. Dari hal yang menurut kalian sepele, bahkan sampai hal yang fatal. Terkadang, berakhirnya sebuah relationship yang serius itu adalah hal yang sepele lalu dibesar besarkan oleh pasangan kalian. Misalnya, dia lama bales chat nya lalu kamu marah marah sama dia, kamu bilang ke dia kalo kamu bukan prioritas nya makanya dia lama bales chat kamu. Atau dia pergi sama temen nya, dan gak ngabarin kamu. Lalu kamu marah sama dia dan bilang dia lebih mentingin temen temennya dibanding kamu. Menurut beberapa orang hal yang kaya gitu adalah hal yang sepele, tapi menurut beberapa orang juga i...
Postingan terbaru

di ujung jalan

pagi itu, langit begitu cerah. matahari bersinar begitu indah.  awan yang bertebaran dilangit terlihat seperti gumpalan permen kapas.  aku menyusuri jalan yang teduh. banyak pepohonan di sisi kanan dan kiri ku.  sambil menikmati mentari pagi, dan udara yang segar, aku hanya terus berjalan mengikuti kemana kaki ku akan melangkah. dan tidak lupa mendengarkan instrumental musik dari Kenny G atau Yiruma semakin lengkap perjalananku.  katanya, jalan sendirian itu gak baik. karna jika ada orang yang jahat tidak ada yang menolong kita. tapi, buatku jalan sendirian itu... menenangkan, nyaman, dan yang paling penting sunyi.  aku suka berada didalam kesunyian.karna dalam kesunyian aku bisa menjadi diri sendiri. aku suka disini. tempat dimana aku dan kamu bertemu. tempat dimana kita menghabiskan waktu bersama, tempat dimana kita menciptakan sebuah kenangan.  ditempat ini juga aku ingin melupakan semua kenangan kita bersama. ditempat ini juga aku ingin melep...

Curhat terus

Hai..  Apa kabar? Aku harap kamu baik baik aja dan selalu dalam lindungan Tuhan.  Waktu itu, aku liat kamu loh. Hehe. Iya aku liat kamu, dengan gayamu yang khas. Tapi, aku gak manggil kamu. Aku juga gak tau kamu liat aku atau engga.  Kamu tau kenapa aku gak panggil kamu? Aku takut. Takut kalau kamu malah berpaling ketika aku memanggil mu. Melihatmu, dari kejauhan saja itu sudah cukup buatku.  Kamu tau? Perasaan itu masih sama. Perasaan saat pertama kali kamu genggam tanganku, saat kamu memegang pipiku, saat kamu merapikan rambutku, saat kamu dengan Setia menunggu ku yang lama ketika keluar dari bioskop.  Perasaan itu belum hilang. Yaa aku tau mungkin aku bodoh. Kenapa juga aku masih menyimpan perasaan ini. Tapi hey. It's not a problem right?  Aku masih suka membaca ulang semua chat kita. Aneh ya? Emang. Tapi itulah faktanya. Berulang ulang kali sampai aku hafal. Dan lucunya aku masih suka tertawa, marah, bete, kesel, dan nangis like an idiot....

Hai. Kamu.

Dear kamu yang aku rindukan..  Saat aku menulis ini, yang ada dipikiranku adalah "kamu apa kabar? Apa kamu baik baik saja? Apa kamu makan dengan benar? Apa tidur mu nyenyak kemarin malam? Dan apakah kamu merindukan aku seperti aku merindukan mu dalam diamku" lucu memang, aku rasa kamu memang baik baik saja bahkan terlihat sangat bahagia walaupun tanpa aku.  Saat aku menulis ini, tak ada rasa penyesalan di hatiku, entah itu rasa penyesalan atas keputusanku untuk pergi meninggalkan mu, atau rasa penyesalan karna aku pernah mencintaimu bahkan masih.  Jangan khawatir, aku tidak akan mengganggumu sama sekali tidak. Dan aku juga tidak akan mengusikmu.  Taukah kamu? Hanya melihat notif online mu di aplikasi Whatsapp saja, aku sudah sangat bahagia. Iya! Sebahagia itu. Aku tersenyum, dan terus memperhatikan sampai kamu tidak lagi online di aplikasi itu. Haha terdengar bodoh bukan? Dan terkesan seperti aku belum bisa move on. Iya memang aku belum bisa move on. Lantas, i...

Pengakuan 😊

Hari ini tanggal 12 mei 2018,aku mau mengakui sesuatu.  Dear kamu CSL, ingat kan waktu itu saat aku tanya kamu pergi jalan sama siapa? Waktu itu hari sabtu, malam minggu tanggal 14 April 2018.ada seseorang yang bilang sama ku "kalo lo mau tau siapa cowok lo, lo selidikin dia sekarang ada dimana dan sama siapa" awalnya aku gak hirauin. Tapi saat kamu tiba tiba gaada kabar, aku penasaran dan cari tau. Aku emang gak liat kamu secara live, aku cari tau tentang kamu dimana dan sama siapa lewat IG mu. Maaf kalau aku lancang. Tapi aku harus stalk sosmed mu. Hati aku menunjuk pada satu IG yang aku gatau kenapa aku pengen buka IG dia. Iya IG perempuan berkacamata. Dan betapa Tuhan baik sama aku, IG nya gak di protect. Kamu mau tau? Perasaan aku gak karuan waktu itu, aku takut sama kenyataan yang akan aku liat yang akan aku terima. Aku buka insta story nya. Daan you know aku nangis sejadi jadinya. Iya anggap aja aku lebay karna hanya ngeliat itu aku nangis. Kalo kamu tanya kenapa aku...

Curhat?

Pernah suatu hari.. Ada seseorang yang bertanya padaku "apa kamu siap membuka hati untuk seseorang yang baru? Memulai lagi sebuah hubungan dengan orang yang baru? Berusaha untuk memahami karakter orang yang baru? Dan intinya adalah siapkah kamu untuk jatuh hati lagi?"  And the answer is :  Aku tidak pernah menutup hati untuk siapapun.. Hanya saja butuh waktu untuk mengganti seseorang yang pernah ada dihati dengan seseorang yang baru, karakter yang baru, sifat yang baru, menyesuaikan diri lagi dengan lingkungan yang baru. Keluar dari zona nyaman tidak semudah itu. Terkadang biarpun sakit melihat orang yang kita sayang ternyata baik baik saja tanpa kita, kita masih tetap bertahan dengan rasa yang sama. Tidak peduli apakah itu sangat menyakiti perasaan kita. Yang kita tau hanyalah aku sayang dia dan aku bahagia melihat nya bahagia.  Pertanyaan yang kedua : "apa kamu sudah move on dari masa lalu? Apakah kamu sudah melupakan dia yang pernah ada dihatimu?"  Dan jaw...

Berpisah bukan berarti tidak sayang

Sayang... Maaf jika aku harus mengakhiri ini semua Bukan karna aku tidak sayang.. Namun karna aku benar benar sayang dan ingin kamu bahagia..  Walaupun bahagia mu bukan bersamaku. Bagiku itu sudah lebih dari cukup..  Sayang.. Ketahuilah sampai saat ini hatiku masih untukmu..  Sampai detik ini aku masih menyayangimu..  Sampai detik ini aku masih merindukanmu..  Sayang.. Berbahagialah kamu dengan hidupmu yang sekarang Aku hanya bisa mendoakan untuk kebaikanmu..  Aku menyayangimu, aku mencintaimu, tapi bukan berarti aku harus memilikimu..  Melihat mu dari kejauhan saja aku sudah sangat bahagia..  Sayang.. Terima kasih karna pernah menjadi bagian dari hidupku dan membuatku bahagia walaupun hanya sementara..  Maaf karna mungkin aku menyakitimu dengan kata kata perpisahan yang memang seharusnya tidak terjadi..  Berbahagialah sayang.. Aku menyayangimu sungguh dengan tulus..  Dari :  Yang belum bisa move on  ...