Langsung ke konten utama

Berpisah bukan berarti tidak sayang

Sayang... Maaf jika aku harus mengakhiri ini semua
Bukan karna aku tidak sayang.. Namun karna aku benar benar sayang dan ingin kamu bahagia.. 
Walaupun bahagia mu bukan bersamaku. Bagiku itu sudah lebih dari cukup.. 

Sayang.. Ketahuilah sampai saat ini hatiku masih untukmu.. 
Sampai detik ini aku masih menyayangimu.. 
Sampai detik ini aku masih merindukanmu.. 

Sayang.. Berbahagialah kamu dengan hidupmu yang sekarang
Aku hanya bisa mendoakan untuk kebaikanmu.. 

Aku menyayangimu, aku mencintaimu, tapi bukan berarti aku harus memilikimu.. 
Melihat mu dari kejauhan saja aku sudah sangat bahagia.. 

Sayang.. Terima kasih karna pernah menjadi bagian dari hidupku dan membuatku bahagia walaupun hanya sementara.. 

Maaf karna mungkin aku menyakitimu dengan kata kata perpisahan yang memang seharusnya tidak terjadi.. 

Berbahagialah sayang.. Aku menyayangimu sungguh dengan tulus.. 

Dari : 
Yang belum bisa move on 
-murni hartanti- 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan Singkat

pagi ini, angin berhembus menerbangkan helaian rambutku. saat ini, aku berdiri ditepi hamparan laut luas nan indah ditemani cahaya matahari yang masih malu-malu menunjukkan wujudnya. melihat betapa tenang ombak menerpa tepinya menyentuh jari-jari kakiku. andai.. andai saja aku bisa membuang memory kejadian masalalu ku bersamaan dengan ombak yang terbentang luas dilautan. "sendirian aja?" "gak baik loh, cewek sendirian ditepi pantai, apalagi sambil nangis" aku tetap diam "saya temani sampai kamu lega dan berhenti menangis" aku menangis. menangisi masa lalu yang tak dapat terulang. sungguh miris memang. untuk apa mengingat masalalu yang tak seharusnya aku ingat. "menangislah sampai kamu puas, tapi setelah ini tolong jangan buang air matamu untuk kesekian kalinya untuk hal yang sama seperti ini. karna, kamu harus tau ari mata mu lebih berharga dari dia yang telah menyakitimu" aku menoleh padanya, memperhatikannya yang menatap lurus kedepan....