Langsung ke konten utama

di ujung jalan

pagi itu, langit begitu cerah. matahari bersinar begitu indah. 
awan yang bertebaran dilangit terlihat seperti gumpalan permen kapas. 
aku menyusuri jalan yang teduh. banyak pepohonan di sisi kanan dan kiri ku. 

sambil menikmati mentari pagi, dan udara yang segar, aku hanya terus berjalan mengikuti kemana kaki ku akan melangkah. dan tidak lupa mendengarkan instrumental musik dari Kenny G atau Yiruma semakin lengkap perjalananku. 

katanya, jalan sendirian itu gak baik. karna jika ada orang yang jahat tidak ada yang menolong kita. tapi, buatku jalan sendirian itu... menenangkan, nyaman, dan yang paling penting sunyi. 

aku suka berada didalam kesunyian.karna dalam kesunyian aku bisa menjadi diri sendiri.
aku suka disini. tempat dimana aku dan kamu bertemu. tempat dimana kita menghabiskan waktu bersama, tempat dimana kita menciptakan sebuah kenangan. 

ditempat ini juga aku ingin melupakan semua kenangan kita bersama. ditempat ini juga aku ingin melepaskan semua rasa yang aku miliki untuk mu. ditempat ini aku merelakan kepergianmu. 

berjalan sambil mendengarkan musik, dan memikirkanmu, tak terasa matahari semakin tinggi dan semakin terik. dan aku sudah diujung jalan. ini saatnya aku melepaskan semua. semua tentang mu, tentang kamu dan aku, tentang kita. 

aku melepaskan mu dengan senyuman. dengan ke ikhlasan. dengan sukacita. terima kasih. :)

with love,
-murni hartanti-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan Singkat

pagi ini, angin berhembus menerbangkan helaian rambutku. saat ini, aku berdiri ditepi hamparan laut luas nan indah ditemani cahaya matahari yang masih malu-malu menunjukkan wujudnya. melihat betapa tenang ombak menerpa tepinya menyentuh jari-jari kakiku. andai.. andai saja aku bisa membuang memory kejadian masalalu ku bersamaan dengan ombak yang terbentang luas dilautan. "sendirian aja?" "gak baik loh, cewek sendirian ditepi pantai, apalagi sambil nangis" aku tetap diam "saya temani sampai kamu lega dan berhenti menangis" aku menangis. menangisi masa lalu yang tak dapat terulang. sungguh miris memang. untuk apa mengingat masalalu yang tak seharusnya aku ingat. "menangislah sampai kamu puas, tapi setelah ini tolong jangan buang air matamu untuk kesekian kalinya untuk hal yang sama seperti ini. karna, kamu harus tau ari mata mu lebih berharga dari dia yang telah menyakitimu" aku menoleh padanya, memperhatikannya yang menatap lurus kedepan....