Langsung ke konten utama

Pengakuan 😊

Hari ini tanggal 12 mei 2018,aku mau mengakui sesuatu. 

Dear kamu CSL, ingat kan waktu itu saat aku tanya kamu pergi jalan sama siapa? Waktu itu hari sabtu, malam minggu tanggal 14 April 2018.ada seseorang yang bilang sama ku "kalo lo mau tau siapa cowok lo, lo selidikin dia sekarang ada dimana dan sama siapa" awalnya aku gak hirauin. Tapi saat kamu tiba tiba gaada kabar, aku penasaran dan cari tau. Aku emang gak liat kamu secara live, aku cari tau tentang kamu dimana dan sama siapa lewat IG mu. Maaf kalau aku lancang. Tapi aku harus stalk sosmed mu. Hati aku menunjuk pada satu IG yang aku gatau kenapa aku pengen buka IG dia. Iya IG perempuan berkacamata. Dan betapa Tuhan baik sama aku, IG nya gak di protect. Kamu mau tau? Perasaan aku gak karuan waktu itu, aku takut sama kenyataan yang akan aku liat yang akan aku terima. Aku buka insta story nya. Daan you know aku nangis sejadi jadinya. Iya anggap aja aku lebay karna hanya ngeliat itu aku nangis. Kalo kamu tanya kenapa aku nangis? Hati ku sakit. Aku ngerasa di bohongin. Yang aku tau kamu ada dirumah saudaramu karna kamu bilang kamu gak bisa pulang karna ada kerjaan. 

Kenapa saat kamu chat aku, aku langsung tanya kamu jalan sama siapa? Dan kamu jawab "habis jalan sama temen cowo, kenapa? Mau kenal?" aku ketawa kan? Aku gak mempermasalahkan kamu jalan sama siapa aja. Aku cuma mau kamu jujur. Saat kamu bilang "kamu marah aku balik gak bilang?" disitu aku kaget. Dan aku mikir. Balik kemana? Balik kesini? Kerumah? Kenapa aku gak tau? Kenapa aku ngerasa jadi cewek yang bodoh disaat cowoknya ada di sekitarku tapi dia gak bilang dan gaada basa basinya untuk ngajak aku keluar. Oke. Anggap aku lebay atau alay atau posesif. Setidaknya kamu bilang "aku pulang nih" atau "aku udah pulang dong jalan yuk" aku cuma mau kata kata itu aja. 

Oke. Balik lagi ke masalah cewek itu. Kamu tau gak? Dia suka sama kamu. Aku perempuan. Dia juga perempuan. Aku bisa ngerasain seseorang yang punya perasaan sama lawan jenis nya. Kamu sadar gak? Dia nyimpen rasa sama kamu udah lama. Bukannya aku sok tau. Tapi karna aku tau. Kamu inget? Saat aku sebutin pakaian apa yang kamu pakai waktu itu, dan kamu kaget kenapa aku bisa tau? Karna aku liat. Dan anehnya kamu justru ngalihin pembicaraan dengan bahasan yang lain. Aku diem karna aku mau kamu jelasin ke aku. Aku diem karna aku mau kamu bilang "kamu salah paham. Aku sayang kamu. Dan aku gak macem macem dibelakangmu" atau kamu telpon aku dan jelasin semuanya. Kenapa aku update status, supaya kamu baca. Supaya kamu sadar kalo aku nyindir kamu. Bukannya malah kamu diemin aku seharian tanpa kabar dan gaada basa basinya buat ajak aku ketemu. 

Kalo kamu bilang aku nggak mengerti kamu, kamu salah. Aku ngalah selama ini. Aku ngalah sama kesibukanmu. Aku ngalah sama game mu. Aku ngalah sama kegiatanmu ditiap weekend. Aku mengalah saat kamu bilang "aku ngantuk" aku mengalah saat aku mau buat kamu nelpon aku dan kamu bilang "besok aja ya" aku ngalah. Aku ngalah karna aku mengerti kamu. Aku ngalah karna aku sayang kamu. Aku ngalah karna aku gak mau kita ribut.

Aku masih menunggu penjelasan kamu. Sampai akhirnya aku emosi dan aku gak tahan sama sikap kamu yang justru menurut ku kamu semakin jauh sama aku. Saat aku mengucap kata keramat itu, aku mau kamu perjuangin aku. Aku mau kamu mencoba mempertahankan bukannya pasrah dan bilang terserah kamu. Bukan nya diemin aku dan aku semakin gak karuan. Bukannya cuek sama aku dan mikir kalo kamu gak sayang sama aku. 

Aku inget kapan terakhir kali kita ketemu. Itu di gereja. Kamu masih sempet genggam tangan aku dan kamu elus pipi aku. Disitu aku ngerasa aku gamau kamu pergi. Dan aku sadar itu pertemuan terakhir kita. Aku sayang kamu. Sayang banget sama kamu. Kamu yang Tuhan kirim buat sembuhin luka dihati aku. Kamu yang Tuhan kirim buat bikin aku bahagia. Kamu bisa tanya sama semua temen temen aku. Aku selalu bilang "gue bahagia sama dia" aku bahagia bener bener bahagia. 

Sampai aku lupa bahwa kamu bisa pergi kapan aja dari hidupku. Sampai hari ini, perasaanku masih sama. Sama seperti pertama kali kita ngedate ngalor ngidul. Hampir sebulan kita pisah ya? Hehe 

Aku mau kamu baca ini. Dan setelah ini hubungan kita bisa baik baik aja. Gak harus balik jdi sepasang kekasih tapi jadi teman saat kita pergi buat nonton dilan hehe.. Kamu, sehat sehat ya.. Aku disini doain kamu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berpisah bukan berarti tidak sayang

Sayang... Maaf jika aku harus mengakhiri ini semua Bukan karna aku tidak sayang.. Namun karna aku benar benar sayang dan ingin kamu bahagia..  Walaupun bahagia mu bukan bersamaku. Bagiku itu sudah lebih dari cukup..  Sayang.. Ketahuilah sampai saat ini hatiku masih untukmu..  Sampai detik ini aku masih menyayangimu..  Sampai detik ini aku masih merindukanmu..  Sayang.. Berbahagialah kamu dengan hidupmu yang sekarang Aku hanya bisa mendoakan untuk kebaikanmu..  Aku menyayangimu, aku mencintaimu, tapi bukan berarti aku harus memilikimu..  Melihat mu dari kejauhan saja aku sudah sangat bahagia..  Sayang.. Terima kasih karna pernah menjadi bagian dari hidupku dan membuatku bahagia walaupun hanya sementara..  Maaf karna mungkin aku menyakitimu dengan kata kata perpisahan yang memang seharusnya tidak terjadi..  Berbahagialah sayang.. Aku menyayangimu sungguh dengan tulus..  Dari :  Yang belum bisa move on  ...

Hubungan yang dewasa

Hubungan yang dewasa itu seperti apa sih? Siapa yang diantara kalian sudah memutuskan untuk menjalani sisa hidup kalian sama pasangan kalian yang saat ini ada disamping kalian? Mendampingi kalian, menemani dikala susah dan senang, dan selalu ada untuk kalian disaat kalian butuh. Perlu kalian ketahui, semakin serius relationship, biasanya akan semakin banyak hal hal yang akan terjadi dalam hubungan kalian. Dari hal yang menurut kalian sepele, bahkan sampai hal yang fatal. Terkadang, berakhirnya sebuah relationship yang serius itu adalah hal yang sepele lalu dibesar besarkan oleh pasangan kalian. Misalnya, dia lama bales chat nya lalu kamu marah marah sama dia, kamu bilang ke dia kalo kamu bukan prioritas nya makanya dia lama bales chat kamu. Atau dia pergi sama temen nya, dan gak ngabarin kamu. Lalu kamu marah sama dia dan bilang dia lebih mentingin temen temennya dibanding kamu. Menurut beberapa orang hal yang kaya gitu adalah hal yang sepele, tapi menurut beberapa orang juga i...

Pertemuan Singkat

pagi ini, angin berhembus menerbangkan helaian rambutku. saat ini, aku berdiri ditepi hamparan laut luas nan indah ditemani cahaya matahari yang masih malu-malu menunjukkan wujudnya. melihat betapa tenang ombak menerpa tepinya menyentuh jari-jari kakiku. andai.. andai saja aku bisa membuang memory kejadian masalalu ku bersamaan dengan ombak yang terbentang luas dilautan. "sendirian aja?" "gak baik loh, cewek sendirian ditepi pantai, apalagi sambil nangis" aku tetap diam "saya temani sampai kamu lega dan berhenti menangis" aku menangis. menangisi masa lalu yang tak dapat terulang. sungguh miris memang. untuk apa mengingat masalalu yang tak seharusnya aku ingat. "menangislah sampai kamu puas, tapi setelah ini tolong jangan buang air matamu untuk kesekian kalinya untuk hal yang sama seperti ini. karna, kamu harus tau ari mata mu lebih berharga dari dia yang telah menyakitimu" aku menoleh padanya, memperhatikannya yang menatap lurus kedepan....